Hidup mencapai kesuksesan itu serupa mendaki gunung. Kau mulanya tergiur pada puncak tinggi di atas awan. Mencapai ranah yang tak semua orang bisa menjangkaunya. Untuk ke sana kau perlu bermacam persiapan. Dari mental, fisik, pengenalan alam dan medan hingga peralatannya. Sejak awal semangat begitu membara karena kesuksesan, puncak gunung tampak di depan mata.

Pejuangan pendakian dimulai dari awal. Bekal harus kau bawa sendiri menapaki jalan setapak. Pertarungan dengan dirimu pun dimulai saat tenaga mulai terkuras dan tersengalnya nafas. Saat itulah semua yang kau rencanakan indah saat awal perjalanan mulai berantakan. Puncak kesuksesan tak tampak lagi di depan mata sementara kau harus meneliti jalur agar tak tersesat. Belum lagi bila kau temui rintangan alam seperti hujan badai yang mendadak datang atau jalur yang mendadak putus di tengah jalan akibat tanah longsor dan sebagainya. Bila kau pendaki pemula, semangat akan cepat runtuh. Karena kau akan berpikir jalan yang tak ada habisnya dan kau semakin asing dengan dunia sekitarmu.

Namun sesungguhnya dari mendaki gunung itu banyak sekali yang kau dapat. Kau akan mengerti akan arti setia kawan. Kau akan mengerti akan kata berbagi. Kau akan mengerti bagaimana menyemangati diri sendiri dan teman perjalanan. Kau akan mengerti bagaimana mengelola dirimu sendiri. Kalau kau peka, sepanjang perjalanan kau akan mendapatkan keindahan yang takkan kau temui bila tak mendaki. Kau akan mensyukuri bahwa tak banyak orang yang dapat menikmati keindahan, pengalaman yang kau alami saat itu.

Puncak, akhirnya, bagi kebanyakan pendaki itu adalah bonus. Bonus di antara kenikmatan-kenikmatan yang kau dapatkan selama perjalanan. Puncak adalah tempat dirimu akan merasa kosong. Karena ketika sampai di sana kau akan merasa semakin kecil di alam semesta ini. Karena Puncak itu adalah hasil perjuangan pendakian-pendakian kecil di dirimu sendiri. Yang telah menemukan keindahan-keindahan selama persiapan dan perjalanan.

Tak mencapai puncak bukan berarti tak sukses. Karena kesuksesan itu adalah berhasilnya menaklukan diri sendiri dan tantangan alam / kehidupan.

 

 

Bogor. 1612

 

MENDAKI GUNUNG, MENDAKI KESUKSESAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *